My Yellow Afternoon
Yellow is fresh.
Fresh seperti suasana saat ini. Walau sudah menjelang maghrib, namun badan tetap segar & fit.
Menu kuning-kuning ini adalah cemilan sore favoriteku. Manis dan kecut rasanya, namun perbedaan rasa itu membuat keseimbangan rasa yang menyehatkan. #apasih
Memulai untuk hidup sehat, agar menjadi teladan bagi anak-anak. Biasanya kan, anak-anak diberi wejangan, kalau mau sehat ya makanan pun harus sehat nak. Namun, kadang kami, yang makan-makanan kurang sehat.
Maka mulai lagi mendoktrin diri sendiri untuk tertib dengan aturan yang dibuat. Mulai dari diri dulu laah...Coz, if you can change your self then you can change anything.
“For THINGS to CHANGE,
I must CHANGE FIRST”
Prinsip yang adil ya begitu, lakukan perubahan dari diri sendiri dulu, yang kecil-kecil Dan sederhana, jadikan kebiasaan yang baik.
Setelah melatih diri untuk hidup sehat, melihat umminya sudah yang ngemil buah, sayur, mereka mulai bertanya, mulai icip-icip walau masih milih-milih yang disuka. Tapi, melihat sudah ada respon baik, saya pun mulai ajak diskusi tentang rasanya kalau sedang sakit.
Setelah melatih diri untuk hidup sehat, melihat umminya sudah yang ngemil buah, sayur, mereka mulai bertanya, mulai icip-icip walau masih milih-milih yang disuka. Tapi, melihat sudah ada respon baik, saya pun mulai ajak diskusi tentang rasanya kalau sedang sakit.
Semua mulai bercerita kisah sedihnya ketika sakit. Gak enak kan nak. Makanya, kita harus pahami makan itu untuk apa?
Makan untuk kuat ummi
Makan untuk besar ummi (duuh semoga maksudnya besar tuh tinggi ga melebar hehe)
Biar kenyang ummi.
Iya, tapi yang butuh makan siapa?
Saya. (Semua nyahut).
Iya untuk kita, tepatnya untuk tubuh kita.
Nah, kita harus ngerti dong tubuh kita butuh apa. Biar tubuh kita senang.
Coba, gimana perasaan kakak kalau lagi pengen es krim tapi ummi kasih kue. Lagi butuh minum disuruh makan. Gak enak kan.
Iya lah pasti gak enak ummi.
Nah, begitu juga tubuh dan sel-sel tubuh kita nak. Mereka ingin makanan yang sehat buat bantu kita beraktivitas, biar gak mudah sakit. Tapi, untuk tulang kuat, mata sehat, kulit seger dll kan butuh makanan yang banyak mengandung vitamin A, B, C, D, E, dll. Nah kalau kita makan mie rebus, sosis, nugget, makanan cepat saji, makanan kalengan, gimana tubuh kita bisa sehat sayang.
Minumnya juga, minum bersoda, minuman botol/kaleng yang instan, gimana perasaan tubuh?
Sedih ummi…
Tepat sayang, tubuh sehat yang buat kita bisa melakukan kegiatan kita dengan enak. Everybody Happy right?? Gak ada yang terzolimi hehe. Sambil menikmati the yellows.
Tapi kita kenyang kah ummi kalau hanya makan buah?
Yuupp, pasti kenyang InsyaAllah, rasanya biasa saja, seperti ketika puasa, gak makan apa-apa tapi tidak kelaparan sekali kan.
Ummi, tapi temanku bilang, gak kenyang kalau belum makan nasi.
Hehehe, iya sayang, bukan cuma temanmu, teman ummi juga bilang begitu. Susah kalau tidak makan nasi.
Itu hanya ada di pikirkan kita nak, dan kebiasaan. Makanya kita biasakan makan yang sehat, tepiskan kata-kata yang demikian. Rasulullah saja makan hanya kurma saja sehat selalu, dan mampu melaksanakan ibadah dengan baik. Justru kalau perut kenyang, kita jadi malas ibadah, ngantuk terus, dll. Makanya sayang, jangan suka ikut-ikut orang yang belum jelas sukses hidupnya. Ikuti orang-orang yang telah dijamin Allah, hidupnya bahagia dunia akhirat. Seperti rasulullah, para sahabat dll.
Semua senyum2, alhamdulillah semoga bincang-bincang sore ini bermanfaat dan dipahami mereka.
Karena mereka mulai tertarik, maka program hidup sehat kami dimulai mengganti isi kulkas dengan perbanyak buah dan sayur, cemilan kue coklat, sirup dll dikurangi, biar anak-anak pun pemandangannya yang sehat-sehat. Gak terlalu tergiur dengan makanan manis-manis yang menyesatkan, bukan menyehatkan.
So, it’s my Yellow Afternoon. Tomorrow we will face the green morning or rainbow breakfast.
Be Happy! Be Healthy!
#familyforum
#komprod

Tidak ada komentar:
Posting Komentar