30 days Challenge!!!
Rame
tantangan-tantangan di komunitas yang saya ikuti. Tantangan workout, nulis,
coba resep baru dan lain-lain.
Tantangan,
menutrut saya sangat penting, untuk membangun habit yang lebih baik.
Ada
target-target yang harus kita penuhi dalam sehari. SERU & sangat menarik.
Dari tantangan-tantangan itu pun kita mengetahui hal apa saja yang perlu kita
benahi.
Selain
tantangan challenge workout di grup Muslimah Swimming Club, tantangan yang saya
juga keluarga selalu nanti adalah tantangan dari komunitas IIP (Institut Ibu
Profesional). Tahapan belajar untuk menjadi ibu professional kali ini telah
sampai pada materi Bunda Sayang.
Tantangan
pertama telah dilalui, namun masih butuh latih lagi, tingkatkan, latih teruus.
Maka pada tantangan kali ini Tim kami melakukan tantangan yang berbeda-beda.
Tantangan Ibu :
Melatih komunikasi komprod lebih baik lagi, di ranah domestic, maupun ranah
publik To anybody, anytime, anywhere.
Memeluk anak-anak sebelum pergi & setelah
pulang dari sekolah & doakan (aktivitas Pagi)Mendongengkan kisah-kisah Islam. (aktivitas malam)
Tantangan
Ayah: Membuat sarapan anak-anak, (aktivitas pagi)
Mendengar cerita mereka (aktivitas malam)
Tantangan
Kakak Ai : Merapikan barang-barang ketempatnya semula (My Room My Project)
Saya Pejuang Subuh!!! Manage
My Time.
Tantangan Kakak ii ;
Meletakkan barang-barang yang sudah dipakai pada tempatnya khususnya setelah pulang sekolah)
Saya Pejuang Subuh!!! Mandi
setelah Bangun. (Where’s My ii?)
Tantangan
AL : Mengembalikan mainan ke tempatnya setelah main.
Menutup pintu
pelan-pelan & mengetuk sebelum masuk ke ruangan/rumah
Tantangan ini telah kami
sepakati pekan lalu, namun baru kami laporkan perkembangannya.
Selama sepekan ini, masih
banyak yang missed dari semua tim. Hal ini disebabkan beberapa factor, seperti
saat ada kesibukan kami yang mendadak, akhirnya tantangan tersebut tidak
dilaksanakan. Atau anak-anak kelelahan sehingga waktu tidur mereka cepat. Aktivitas
pagi sudah mulai ada perubahan.
Jadi Pejuang Subuh yuuuk!!! Adalah
program yang pernah kami lakukan, bangun sebelum subuh, mandi, shalat berjamaah
dimesjid. Dan kerumah nenek, menemani beliau sarapan.
Namun, aktivitas tersebut
berhenti, karena untuk sementara waktu, ada saudara yang menemani nenek
dirumahnya. Jadi, kami pun jarang lagi melakukan aktivitas seru tersebut.
Alasan inilah yang membuat kami
menyepakati untuk melakukan kebiasaan yang sangat baik itu, dengan mengganti
tema “Saya Pejuang Subuh!”
Mengembalikan barang-barang,
duuuh susahnya ini. Kok semakin gede, semakin berantakan yah. Saya mulai
melirik kebiasaan saya & suami. Yah, dulu memang sampai rumah, buka
jilbab, disimpan disandaran kursi,
langsung kerja di dapur, sekarang sudah mulai meletakkan dulu barang-barang,
mengganti pakaian dulu kemudian kerja di ranah domestic lagi.
Namun, untuk sepatu, kaos kaki,
saya dan suami selalu meletakkan ditempatnya. Pakaian digantung, tapi anak-anak
kok melakukan demikian. Kamar merupakan tempat meletakkan barang-barang :D.
Adek Al, beda lagi. Awal
disampaikan tantangan buat dia, dia lakukan. Rapi. Besok mulai lagi, dengan
alasan, mau main dikamar, dingin, mau tidur dengan dino, dll. Alhamdulillah, Al
anaknya nurut, jika disampaikan dengan baik, dengan bahsa bermain, al mudah
melakukannya, disini seperti tantangan ummi yang perlu dilatih dan lebih
kreatif dalam menyampaikan pesan cinta.
Menutup pintu, duuuh, pengen
rasanya pintu dipasangkan alat buat menutup dengan lambat, kebiasaan adek al
jadi pindah ke kakak-kakaknya. Hmmm. Bukan karena marah, ntahlah pintu dibuka
lebar dan didorong, paangg! Inilah alasan tantangan buat adek Al adalah buka
tutup pintu dengan santun.
Alasan kami membuat tantangan
ada 2 diawal pekan ini adalah karena beberapa tantangan telah kami buat dan
terapkan dulu, anak-anak telah merasakan juga manfaatnya, jadi insyaAllah akan
mudah. Dulu kebiasaan itu telah kami lakukan 30 hari namun berhenti lanjut dan
berhenti lagi. Mungkin belum menjadi deep habit. Oleh karena itu kami mulai
tantangan ini dengan menuliskan 30days Challenge for you…. (masing-masing
menuliskan & menempelkan agar bias saling mengingatkan).
#day1
#level2
#melatihkemandirian#BundSayIIP

Saya senang kalo ada tantangan tapi yg positif
BalasHapus